sesungguhnya dalam hidup itu hanya dua kata yang menjadi dasar untuk berinteraksi dikehidupan sosial kita yakni bagaimana kita terus "belajar dan berjuang" dimana belajar ini adalah memahami arti tentang kehidupan, menuju perbaikan cara pandang dan metodhe berpikir yang lebih baik dan benar... berjuang adalah mencoba untuk meraih apa yang kita yakini,
Kamis, 12 Januari 2012
INI PEPERANGAN
INI PEPERANGAN
Tuhan melupakan
Dari mana cerita mulai
Tuan topi merah
Pembunuh dua puluh bocah pria
Merupakan hukum tidak tertulis
Di dataran ini
Tapi dia
Mengirim satu pembunuh
Mempertahankan mahkotanya
Sambil menari membunuh kejam
Ketika orang mengocok dadu
Ia membunuh orang tuanya
Karena ia menyebut dirinya
Pembunuh massal
Lantas bagaimana cerita pembunuh nomor 1
Genga lainnya
Malam lain
Dan pertarungan lainnya
Terbunuh seketika
Tulang mengunyah
Kapan angin membawa tantangan sebenarnya
Tenanglah
Permintaan kan dikabulkan
Ketika bunga terbang berguguran
Walaupun penjahat
Tertantang dirumahnya sendiri
Tidak seperti tataran dunia akan terguncang
6 Jnuari 2012
DENTING AKHIR DESEMBER 3
DENTING AKHIR DESEMBER 3
Perubahan dramatis terjadi
Banayak waktu seperti sebuah kereta
Didalamnya pasti ada satu orang asing
Atau mungkin dua
Dibawah hujan percaya diri
Semuanya kan gelap
Merah barisan berjalan
Tandai pria abu-aabu
Gemetaran dikursi mereka
Tandai kota tanpa hukum yang menangis
Diam menunggu pahlawan
Permianan kartu
Asap kuciduk berbau kematian
Kucabut kartu joker yang kau lihat
Sementara tangan
Bersembunyi dibalik jas hitam pekat
Kotaku butuh obat-obatan
Kota yang menelantarkan nyawa dengan nyanyian
Kepala seharga seribuan
Diujung senapan korek api
Kau ambil sesuatu yang kau inginkan
Ayahku adalah sekeping emas
Walaupun belum ada yang meninggal
Kesempurnaan dari jin
Diluar 7 kode malaikat datang
Memakan ikan menempel di bibirku
Sebab semua orang memiliki kehidupan
Ku keluarkan dada
Yang selamanya bisa dia ingat
6 Jnuari 2012
1/2 KRIMINAL
1/2 KRIMINAL
Seorang ayah
Membunuh ibunya tadi pagi
Melewatkan separuh hidup anaknya
Dalam penjara
Mendung mengirim pos dari syurga
Gerimis berdansa
Mengajak ku keluar dari sini
Jalan kutemukan
Lima orang tewas
Kulihat cahaya menelan udara
Salju dimana-mana
Dalam selokan
Kutemukan tukang sampah
Belum menyelesaikan tugasnya
6 Jnuari 2012
NEGERI PENIRU
NEGERI PENIRU
Kumasuki lorong sempit
Suara senapan menyambut
Daging berbau kopral
Diantara bukit dan air terjun
Anjing bernyanyi memancing masalah
Mengambil sejengkal tanah penduduk desa
Selanjutnya berhati-hati
Dengan belati penuh darah
Aku kan mengalahkanmu
Dengan satu tongkat
Warisan bocah peramal
Kan Kutinggalkan gigitan
Bernama racun
Mengganjal pikiran keluar
Ditepi padi
Wasit berdiri
Tersenyum sambil minum telanjang
Seperti hujan
Pintu terbuka tenang
Atas Kepalan lelaki malang
Tertusuk
Melipat dan menggunting
Terkapar diatas wajah
Perempuan bak mandi
6 Jnuari 2012
MASIH DALAM GELAP
MASIH DALAM GELAP
Kucoba memperkosanya
Ketika kau lari dariku
Air murni
Tak ada bayang kotor
Membuatku tak pernah melihat
Bayangan perempuan
Yang lebih memilih jadi pelacur
Karena koboi tak punya senjata
Pikiran kuno
Samurai tak punya pedang
Dan akupun
Masih hidup dalam lingkar pertarungan
Itupun terjadi pada sembilan macan misteri
Berjubah panjang dan bertopi lain
Membuatku teringat
Akan pertama kali
Kesempatan terkurung nilai itnggi
Matanya,
Dua puluh lima kuburan panjang
Dalam sekarat ia katakan
Aku lebih kuat dari yang kau bayangkan
6 Jnuari 2012
KISAH KETAKUTAN
KISAH KETAKUTAN
Bersembunyi seperti anjing
Lebih baik kau tinggal disini lain kali
Ketika kartu
Sudah kupegang
Karena kau hanya tiruan
Dalam lampu
Tetes darah awal
Telah merubah segalanya
Seperti ikan ini
Bagai pohon kehidupan
Tak bermekaran
Malam ini
Kusempatkan diri mengusik rumahmu
Kuangkat dua pedang
Tertancap berkarat dilidah
Membuatku tercekik dan mati
6 Jnuari 2012
YANG TERSISA
YANG TERSISA
Setelah kematian untuk peta
Bahayanya masih dikepala
Aku memohon kau tetap denganku
Ketika seorang jendral
Memimpin pasukan badut
Mati dengan rahasia
Mendali terpecah kecil
Burung periang terbang
Dengan busur lelaki muda
Kaupun perempuan
Keluar dari legenda
Kalung pembunuh
Gigitan semut hitam
Tepat mengenai jantungku
Berlalu dengan rintihan
6 terpingkal
5 terbunuh
4 menunggu
3 terjerat
2 mendamping
1 dikejar ujung kehawatiran
Ketika perut di tinggal kepala
Ribuan dada tersengal-sengal
Kau berdarah dilantaiku
Ini semua tentang hari esok
Saat udara mulai memanas
Membuat rindu kesempatan terakhir
Karena semua ada lingkarannya
Tentang penyaji minuman
Tak pernah mengangkat tangan
Melihat matahari
Terbenam atas perselisihan
6 Jnuari 2012
Langganan:
Postingan (Atom)